Debut Buruk Seragam Tempur Anyar

Tomáš Souček Ciptakan Gol Pembuka West Ham di London Stadium Tadi Malam (2/7)
London Stadium menjadi saksi menjadi saksi kekalahan Back to Back Chelsea atas West Ham United. The Hammers menang kandang tandang setelah sebelumnya mengalahkan Chelsea di Stamford Bridge 1-0 pada 30 November lalu. Pada pertandingan yang berlangsung dini hari tadi (2/7) Chelsea harus kembali menelan pil pahit ke kalahan dengan skor 3-2. Hal ini membuat posisi Chelsea di zona Liga Champions tidak aman karena hanya berbeda 2 poin.

Dalam pertandingan ini Chelsea lebih dulu unggul melalui eksekusi tendangan penalti Willian. West Ham membalas melalui gol Tomáš Souček sebelum babak pertama berakhir, sekaligus membuat skor menjadi sama kuat 1-1 hingga turun minum. Pada babak pertama sebenarnya permainan Chelsea lebih dominan dari West Ham, The Blues menguasai bola 73 persen dan melepaskan 7 tembakan, sementara tim tuan rumah hanya mencatatkan 27 persen penguasaan bola serta melakukan 3 kali percobaan tendangan ke gawang.

Namun setelah keluar dari ruang ganti, West Ham malah berbalik unggul setelah Michael Antonio menceploskan bola ke gawang Chelsea. Tim tamu menyamakan kedudukan berkat gol kedua Willian via tendangan bebas, tetapi The Hammers mencetak gol ketiganya melalui Andriy Yamolenko. Laga berakhir dengan kemenangan tim tuan rumah 3-2. Dengan kekalahan ini, Hasil ini membuat Chelsea tertahan di peringkat keempat klasemen dengan 54 poin. Unggul 2 poin dari Manchester United, sedangkan West Ham naik ke posisi 16 dengan 30 poin.

Menurut sang pelatih ini timnya telah melakukan yang terbaik, namun beberapa kesalahan kecil mengakibatkan terjadinya gol yang bersarang di gawang tim asuhnya. Dia mengatakan bahwa dia tidak kecewa dengan hasil ini, dia menyatakan bahwa kekalahan ini tidak sepenuhnya salah dari pemain belakang. “Saya tidak merasa kecewa dengan pemain belakang saya, ini bukan hanya kesalahan dari pemain belakang,” ungkapnya dikutip dari The Guardian. Dia mengaku kalau kekalahan ini bukan lah sebuah hal yang luar biasa mengingat tim Liga Primer memiliki kualitas yang luar biasa. “Ini bukan kejuatan yang luar bisa jika anda tahu liga primer,” tambahnya.

Pada pertandingan ini pula Chelsea telah menunjukkan seragam tempur terbarunya yang akan digunakan selama musim 2020/2021. Hal ini merupakan debut yang buruk bagi seragam baru. Namun bukan berarti Chelsea akan mengalami musim yang buruk tahun depan. Bisa jadi sebaliknya, mereka akan bangkit dan kembali ke jalur juara setelah beberapa tahun terakhir jadi penentu bagi sang juara. Seperti tahun ini dimana Chelsea berhasil menjadi penentu Juara Liverpool setelah mengalahkan Manchester City 2-1 di Stamford Bridge.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Dan Fungsi PR

History Of ST12

Tugas PR