Meriahkan Sya'banan, Pemdes Branta gelar Pawai Hingga Khatmil Qur'an

Pawai Drumband Buka Perayaan Sya'banan Branta Pesisir, Senin (6/3)

Sya'banan menjadi tradisi tahunan masyarakat Branta Pesisir di malam Nisfu Sya'ban yang tahun ini jatuh pada hari Selasa (7/3) dan Rabu (8/3). Kepala Desa Branta Pesisir, Agus Istiklal, mengungkapkan, bahwa tahun ini sya'banan akan berbeda dari tahun sebelumnya.

Jika tahun sebelumnya hanya ada Bazar atau pasar malam yang digelar di sepanjang jalan Pelabuhan Branta Pesisir, tahun ini ada kegiatan-kegiatan lain yang dilaksanakan untuk memeriahkan dan menyemarakkan Sya'banan dengan seluruh elemen baik Pemerintah Desa, PKK, Karang Raruna, BUMDes, dan Warga masyarakat. Agus ingin sya'banan tahun ini agar bisa berbeda dari tahun sebelumnya. Rangkaian sya'banan sendiri dibuka dengan pawai berbagai kesenian mulai dari Drumband, pencak silat, hingga barisan pramuka yang berasal dari SDN Branta Pesisir 1 dan 3 pada Senin Siang (6/3). Pawai dilaksanakan sepanjang jalan Pelabuhan Branta Pesisir hingga Dermaga Pelabuhan Branta Pesisir yang dilanjutkan dengan atraksi dari Drumband dan Pencak silat. "Makanya tahun ini kita buat sya'banan tahun ini biar beda dari tahun sebelumnya. Apalagi sudah 3 tahun kita off karena PPKM," ujar Agus saat ditemui di Balai Desa Senin Malam (6/3).

Sementara untuk kegiatan malam Pemerintah Desa (Pemdes) mengadakan Khatmil Qur'an yang dilanjutkan dengan Istighasah. Sebagai bentuk introspeksi diri terhadap apa yang dilakukan selama setahun ke belakang. Sementara di Dermaga Branta telah dipersiapkan Pentas seni yang menampilkan berbagai kesenian yang ditampilkan oleh Anak-anak yang berbakat dan berprestasi asal Branta. Baik dibidang tari, pencak silat, maupun kesenian lainnya. "Malam pertamanya kita khatmil qur'an dulu lalu istighasah di Balai desa. Dilanjutkan jam 8 penampilan kreasi dari putra putri terbaik dari Desa Branta Pesisir baik dari SDN Branta Pesisir 1 maupun SDN Branta Pesisir 3. Lalu ada tambahan dari MTs Al-Amien yang juga ikut meramaikan acara malam Nisfu Sya'ban kali ini. Tari-tarian, Pencak silat yang sudah beberapa kali juara baik di Kabupaten di Jawa Timur maupun di Nasional Kita akan tampilkan semua," jelasnya. 

Dirinya berharap dengan adanya sya'banan ini akan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Khususnya bagi masyarakat yang berjualan dalam bazar yang ada di sepanjang jalan Desa Branta Pesisir. Selain itu dirinya ingin UMKM yang mengikuti Bazar juga dapat lebih kreatif dan inovatif dalam menjual produknya Khususnya yang berupa makanan dan minuman. "Harapan ini (Sya'banan,red) akan meningkatkan perekonomian masyarakat juga lebih memberdayakan kreativitas khususnya untuk UMKM yang ada di Desa Branta Pesisir," harapnya.

Di luar tersebut ada tradisi lain selama Sya'banan. Dimana anak-anak akan berkunjung ke rumah-rumah keluarganya baik nenek, om, maupun tante untuk meminta angpao yang di Branta Pesisir dikenal dengan istilah La'otheng. Sehingga para orang-orang dewasa akan menyiapkan uang pecahan 2000 hingga 10.000 atau bahkan hingga 50.000 untuk diberikan kepada anak-anak tersebut. Tak jarang para orang dewasa harus terlebih dahulu menukar uangnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Peran Dan Fungsi PR

History Of ST12

Tugas PR